LIPUTANBARU.COM, Tangerang – Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Kementerian Pertanian resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-7 pada Rabu (3/6/2026) di Lobi Rektorat PEPI, Tangerang. Mengusung tema “7 Tahun PEPI: Mengakar dalam Inovasi, Tumbuh untuk Negeri”, peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen institusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Peringatan Dies Natalis ke-7 menjadi tonggak penting perjalanan PEPI sebagai institusi pendidikan vokasi yang berperan dalam mendukung pembangunan pertanian nasional melalui penguatan kualitas SDM pertanian yang kompeten dan berdaya saing.
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak transformasi pertanian menuju sektor yang modern, maju, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi, mekanisasi, inovasi, serta pengembangan kewirausahaan pertanian menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan pertanian masa depan.
“Pendidikan vokasi pertanian harus mampu melahirkan SDM yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi perubahan serta kebutuhan sektor pertanian modern,” tegas Amran.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan nasional sangat ditentukan oleh kualitas SDM pertanian yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
“SDM merupakan faktor utama dalam mengelola dan mengembangkan sektor pertanian secara modern, efektif, dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan pendidikan vokasi menjadi investasi penting bagi masa depan pertanian Indonesia,” ujar Arsanti.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan bahwa lembaga pendidikan vokasi harus terus menjadi pusat pengembangan kompetensi, inovasi, dan teknologi pertanian yang mampu menghasilkan lulusan siap kerja, siap berwirausaha, dan siap menjadi pelaku utama pembangunan pertanian.
Direktur PEPI, Harmanto, mengatakan bahwa Dies Natalis ke-7 menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian institusi sekaligus memperkuat langkah strategis dalam menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan sektor pertanian yang terus berkembang.
Baca Juga: Dialog di UNM, Mentan Amran Respons Cepat Suara Mahasiswa dan Dosen
“Selama tujuh tahun perjalanan PEPI, berbagai capaian telah diraih. Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas pendidikan, inovasi, serta kolaborasi dengan berbagai mitra agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan pembangunan pertanian modern,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur III PEPI, Enrico, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika, alumni, mitra kerja, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perkembangan PEPI selama tujuh tahun terakhir.
“Dies Natalis ke-7 ini bukan sekadar perayaan hari jadi institusi, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam mencetak generasi muda pertanian yang inovatif, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian Indonesia,” ungkap Enrico.
Pembukaan Dies Natalis ke-7 PEPI ditandai dengan seremoni simbolis yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan perayaan.
Berbagai agenda telah disiapkan, antara lain talkshow inspiratif, bazar UMKM, lomba mewarnai, job fair, kegiatan sosial, hingga program pengembangan kapasitas bagi mahasiswa dan masyarakat.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-7 ini, PEPI meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang terus mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi, dan SDM pertanian unggul. Dengan semangat “Mengakar dalam Inovasi, Tumbuh untuk Negeri”, PEPI optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.(*)

