Site icon Liputan Baru

Warkopers, Warkop Bernuansa Coffee Shop yang Lahir dari Ide Anak Event

IMG-20260924-WA0054

LIPUTANBARU.COM, JAKARTA BARAT — Warung kopi atau warkop telah lama menjadi bagian dari budaya nongkrong masyarakat Indonesia. Di tengah menjamurnya coffee shop dengan konsep modern di ibu kota, keberadaan warkop tetap memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan anak muda yang mencari tempat santai dengan harga terjangkau.

Semangat itulah yang kemudian melahirkan Warkopers, sebuah warung kopi yang memadukan konsep warkop dengan suasana coffee shop yang lebih bersih, nyaman, dan estetik.

Ide tersebut bermula dari obrolan sejumlah anak event yang kerap menghabiskan waktu di warung kopi. Dari percakapan dan kebiasaan nongkrong tersebut, muncul gagasan untuk menghadirkan tempat ngopi yang tetap mempertahankan karakter warkop, namun dikemas dengan suasana yang lebih modern.

“Tempat ini awalnya memang warkop, tapi kami rombak nuansanya menjadi lebih bersih dan estetik,” tutur Fuad Alatas, owner Warkopers.

Berada di lokasi strategis, tak jauh dari Halte Busway Sasak Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Warkopers menawarkan pilihan menu yang tidak hanya berkutat pada kopi dan mi instan seperti yang lazim ditemukan di warung kopi.

Sejumlah menu makanan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Roti Maryam, roti bakar Bandung, burger hingga mix platter menjadi beberapa menu yang cukup diminati.

“Di sini best seller kita yang saat ini paling laku ada roti Maryam, roti bakar Bandung, burger, dan mix platter,” ujar Dije, salah satu chef Warkopers.

Selain menawarkan menu yang beragam, Warkopers juga berusaha mempertahankan karakter harga yang ramah bagi kantong. Konsep tersebut menjadi salah satu upaya agar pengunjung tetap dapat menikmati suasana nyaman layaknya coffee shop tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Untuk harga tidak perlu khawatir, harga di Warkopers tetap sama dengan harga di warung kopi atau warmindo pada umumnya,” ujar Dije.

Warkopers juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang menunjang aktivitas pengunjung. Banyak tersedia colokan untuk mengisi daya perangkat elektronik serta fasilitas free Wi-Fi, sehingga tempat ini dapat menjadi pilihan untuk sekadar nongkrong, bekerja, berdiskusi, maupun berkumpul bersama teman dan keluarga.

Dengan konsep tersebut, Warkopers mencoba menawarkan pengalaman berbeda: mempertahankan kesederhanaan dan harga bersahabat ala warkop, sekaligus menghadirkan suasana yang lebih nyaman dan kekinian.

Bagi masyarakat Jakarta Barat, khususnya anak muda maupun orang tua yang ingin menikmati kopi dan berbagai sajian makanan, Warkopers buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 02.00 WIB.

Kehadiran Warkopers menjadi gambaran bagaimana konsep warung kopi terus berkembang mengikuti kebutuhan dan gaya hidup masyarakat perkotaan, tanpa harus meninggalkan karakter warkop yang identik dengan tempat berkumpul dan berbincang santai.(*)

Exit mobile version