LIPUTANBARU.COM, JAKARTA – Keinginan Presiden Prabowo Subianto membangun Kampung Haji di Arab Saudi dinilai dapat melahirkan citra positif yang amat kuat di dalam negeri maupun dunia internasional, terutama di negara-negara Islam.
Menurut Sekretaris Center for Information and Development Studies Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (CIDES ICMI) Hery Margono, dengan adanya Kampung Haji serta pengelolaannya oleh pemerintah Indonesia menunjukkan capaian diplomatis dan strategis yang luar biasa.
Hery menuturkan, pemerintah Indonesia sebenarnya sudah mampu serta kuat secaera kemampuan sumber daya manusia (SDM) maupun ketersediaan finansialnya.
Hery menyebut, kapasitas SDM Indonesia di bidang penyelenggaraan haji sudah teruji dan profesional, meski perlu ditingkatkan skalanya untuk mengelola fasilitas mandiri.
“Indonesia memiliki kekuatan finansial yang sangat besar, terutama melalui pengelolaan dana haji yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” kata Hery, Senin (1/12/2025).
Menurut Hery, bila Kampung Haji berhasil diwujudkan pemerintah maka mampu meningkatkan kemandirian dan kedaulatan penyelenggaraan haji serta merupakan investasi jangka panjang.
“Signifikansi Kampung Haji dalam penyelenggaraan haji bisa meningkatkan efisiensi biaya dan kualitas layanan. Kampung Haji dirancang sebagai pusat layanan terpadu (one stop service),” ujar Hery.
Kampung Haji dirancang agar dapat memudahkan pelayanan jamaah, khususnya berusia lanjut. Kampung Haji rencananya dibangun berdekatan dengan Masjidil Haram sehingga jamaah tidak menempuh jarak yang jauh.
Saat ini rencana pembangunan Kampung Haji sedang memasuki tahapan negosiasi dan bidding (lelang) harga tanah di Makkah, Arab Saudi.
Dalam proses lelang, dari Indonesia diikuti oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Terungkap ada 90 peminat proyek Kampung Haji yang menjadi pesaing BPI Danantara.
Direncanakan, Kampung Haji bakal dibangun di atas lahan seluas 80 hektare yang berlokasi di kawasan Jabal Hindawiyah.
Pemerintah menyatakan, inisiasi Kampung Haji menjadi sejarah baru sekaligus kepedulian negara terhadap kebutuhan serta pelayanan lebih baik jamaah haji di Indonesia.(*)



