
LIPUTANBARU.COM, Bangka Barat – Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) berpartisipasi dalam Gerakan Tanam Serempak Nasional yang digelar Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi pangan untuk mendukung target swasembada pangan nasional.
Di Kabupaten Bangka Barat, kegiatan dipusatkan di Desa Belo Laut dan dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting yang terhubung dengan lokasi utama di Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, percepatan luas tanam, optimalisasi pemanfaatan lahan, penerapan inovasi teknologi, serta pendampingan berkelanjutan kepada petani menjadi kunci dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan Gerakan Tanam Serempak merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, penyuluh pertanian, perguruan tinggi, dunia usaha, serta petani dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh peningkatan luas tanam, tetapi juga kualitas pendampingan penyuluhan, penguatan kapasitas SDM pertanian, dan penerapan inovasi di lapangan.
Baca Juga: Genjot Produksi Pangan, Kementan Gelar Tanam Serentak di 26 Provinsi
Menurut Arsanti, penyuluh pertanian memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, sementara perguruan tinggi vokasi, termasuk PEPI, diharapkan terus berkontribusi melalui pengembangan kompetensi SDM serta pendampingan penerapan teknologi pertanian.
Senada dengan itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung percepatan swasembada pangan.
Sinergi antara lembaga pendidikan, penyuluh, pemerintah daerah, dunia usaha, dan petani perlu terus diperkuat agar inovasi hasil riset dapat diterapkan secara optimal di lapangan.
Direktur PEPI Harmanto menegaskan partisipasi PEPI dalam Gerakan Tanam Serempak merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi vokasi dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian.
Selain mencetak SDM pertanian yang unggul, PEPI juga aktif mendukung penerapan inovasi dan teknologi melalui pendidikan vokasi, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan kepada petani.
Kegiatan di Bangka Barat dihadiri Kepala Desa Belo Laut, perwakilan PT GSBL, Kapolsek Mentok, Kodim Bangka Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat, penyuluh pertanian, serta petani setempat.
Melalui partisipasi dalam Gerakan Tanam Serempak, PEPI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui penguatan sumber daya manusia, pendampingan petani, dan pemanfaatan teknologi tepat guna guna mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.(*)



